top of page
Search

Dari Sumatera hingga Papua, Calon Wisudawan Agribisnis UJB Dilepas di Joglo Tani

  • Writer: Mr. Admin
    Mr. Admin
  • Oct 28, 2025
  • 2 min read

Yogyakarta, 26 Agustus 2025 – Fakultas Pertanian Universitas Janabadra (UJB) menyelenggarakan acara Pelepasan Calon Wisudawan Program Studi Agribisnis yang dikemas secara inspiratif melalui kegiatan Pelatihan Integrated Farming Berkelanjutan di Joglo Tani, Seyegan, Sleman. Acara ini dihadiri oleh calon wisudawan yang berasal dari berbagai penjuru nusantara mulai dari Sumatera Utara hingga Papua sebagai representasi semangat kebinekaan dan komitmen terhadap pembangunan pertanian berkelanjutan di Indonesia. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Fakultas Pertanian Universitas Janabadra dengan Joglo Tani, sebuah lembaga yang konsisten mendorong implementasi sistem pertanian terpadu dan ramah lingkungan. Tujuan utama kegiatan ini adalah menumbuhkan motivasi dan kapasitas calon lulusan agar menjadi agen perubahan (agents of change) di bidang agribisnis dan pertanian modern yang berkelanjutan.


Sambutan Inspiratif dari GKBRAA Gusti Putri Paku Alam X



Momen spesial hadir saat Ibu GKBRAA Gusti Putri Paku Alam X, istri KGPAA Paku Alam X, memberikan sambutan sekaligus melepas para calon wisudawan. Dalam pernyataannya, beliau menegaskan pentingnya pelestarian nilai-nilai budaya lokal dalam pendidikan tinggi di Yogyakarta.


Jika Universitas Janabadra ingin menerapkan pendidikan ‘kejogjaan’, maka dapat bekerja sama dengan Puro Pakualaman, Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, Dewan Pendidikan DIY, ataupun lembaga seperti Joglo Tani yang menjadi laboratorium sosial pertanian berbasis kearifan lokal, ujar Gusti Putri.


Pernyataan tersebut mendapat sambutan hangat dari peserta dan civitas akademika, karena mencerminkan integrasi antara nilai budaya, pendidikan karakter, dan inovasi agribisnis modern.


Pelatihan Integrated Farming

Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dengan registrasi peserta, diikuti dengan kunjungan lapang sistem pertanian terpadu (Integrated Farming) dan sesi materi “Konsep dan Implementasi Pertanian Terpadu yang Produktif dan Berkelanjutan”.

Acara utama berlangsung pukul 10.00 WIB, ditandai dengan penyematan ikat kepala khas Jogja oleh Gusti Putri Paku Alam X kepada perwakilan lulusan Agribisnis sebagai simbol kearifan lokal dan semangat perjuangan petani muda. Kegiatan dilanjutkan dengan sarasehan dan dialog interaktif antara narasumber, akademisi, serta peserta pelatihan. Menjelang siang, acara diteruskan dengan sesi pelepasan calon wisudawan oleh Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Pertanian UJB, diakhiri dengan doa, hiburan, dan ramah tamah. Suasana berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif.


Dekan Fakultas Pertanian: Lulusan Agribisnis Harus Jadi Pionir Pertanian Berkelanjutan

Dalam sambutannya, Dr. Retno Lantarsih, S.P., M.P., Dekan Fakultas Pertanian Universitas Janabadra, menyampaikan bahwa tantangan ketahanan pangan nasional membutuhkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki jiwa wirausaha dan kepedulian terhadap keberlanjutan sumber daya alam.

Kita ingin mencetak agripreneur muda yang berjiwa Jogja: beretika, berbudaya, dan berinovasi. Pendidikan pertanian tidak boleh lepas dari akar lokalitas dan nilai-nilai kebersamaan, tegasnya.



Acara ini menandai langkah nyata UJB dalam membangun sinergi antara akademisi, lembaga adat, dan masyarakat tani untuk memperkuat sistem pertanian berkelanjutan berbasis local wisdom. Kolaborasi dengan Joglo Tani menjadi contoh konkret penerapan pendekatan integrated farming system yang mampu menghubungkan aspek ekologi, ekonomi, dan sosial budaya.

Dengan pelepasan calon wisudawan dari berbagai wilayah Indonesia ini, Fakultas Pertanian Universitas Janabadra berharap para lulusan dapat menjadi motor penggerak pertanian nasional yang tangguh, inklusif, dan berkarakter.


Kontak Media:

Fakultas Pertanian Universitas Janabadra

Jl. Tentara Rakyat Mataram No. 55–57, Yogyakarta 55231

Telp/Fax: (0274) 561039 ext. 117

 
 
 

2 Comments


Soso Ade
Soso Ade
6 days ago

Opened it because I needed something to do during a ten-minute delay. Stayed because Pixel Flow has an actual brain inside it. You’re not matching gems or dragging pieces around. You’re dispatching color-coded pigs with limited ammo into these layered pixel structures, and since they can only hit matching cubes, your timing matters a lot. The moment I understood that the game was really about order, not speed, I was in.

Like

Tenerovich Thacker
Tenerovich Thacker
Apr 01

You need to try beads out if you like puzzle games where your mistakes stay on screen and haunt you. If you mistime a send or go for the wrong box, the bead doesn’t just disappear into the void. It falls back, sits on the conveyor, and eats space you might need for the next thirty seconds.

Like

HUBUNGI KAMI

Telp : 0812 1544 595

WA Admin : 0851 7838 8287
Email: agribisnisujb@janabadra.ac.id

  • Instagram
  • TikTok

ALAMAT

Fakultas Pertanian

Universitas Janabadra
Jl. Tentara Rakyat Mataran No.55-57

Kota Yogyakarta, D.I. Yogyakarta

Copyright © Fakultas Pertanian. All rights reserved.

bottom of page